Perbedaan Shared Hosting, Dedicated Hosting, dan Cloud Hosting

Seperti yang sudah kami jelaskan di sini bahwa ada 3 macam tipe hosting yang dikenal saat ini. Shared hosting, dedicated hosting, dan cloud hosting. Masing-masing tipe hosting tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan. Berikut ini adalah perbedaan shared hosting, dedicated hosting, dan cloud hosting.

Shared Hosting

Shared hosting adalah tipe hosting yang paling banyak ditemui di pasaran. Karena shared hosting adalah tipe hosting yang paling mudah sekaligus paling murah. Shared hosting mempunyai biaya langganan yang sangat terjangkau karena secara sistem, shared hosting menggunakan 1 server untuk dipakai oleh banyak konsumen. Jadi, dalam 1 server ada data dari puluhan, ratusan, bahkan ribuan website.

Meskipun 1 server dipakai oleh banyak website, kita tidak bisa tahu kita berbagi sumber daya dengan siapa saja. Jadi, privasi kita lebih tidak terjaga dibandingkan layanan hosting premium seperti Dedicated Hosting. Dan karena digunakan oleh banyak konsumen, shared hosting biasanya yang paling rentan mengalami gangguan dibandingkan tipe hosting lainnya. Beberapa penyedia shared hosting yang terbaik di Indonesia di antaranya: Niagahoster, Idwebhost. Berikut ini kelebihan dan kekurangan shared hosting dibandingkan dengan tipe hosting lainnya. 

Kelebihan shared hosting

  • Paling murah dibandingkan tipe hosting lainnya
  • Mudah digunakan. Karena tools yang dibutuhkan sudah dibutuhkan penyedia hosting (Cpanel, PHP, MySQL).
  • Tidak perlu bingung memikirkan maintenance server

Kekurangan shared hosting

  • Sumberdaya terbatas. Karena digunakan oleh banyak website secara bersamaan.
  • Kemungkinan untuk terjadi error karena limitasi sumberdaya. Terutama jika CPU terbatas
  • Rentan mengalami gangguan. 1 website bermasalah, bisa menjadikan 1 server ikut mengalami gangguan.
  • Tidak punya akses ke server secara langsung jadi tidak bisa kustomisasi
  • Tingkat keamanan dan privasi sangat rendah dibandingkan tipe hosting lain

Dedicated Hosting

Dedicated hosting merupakan istilah yang seringkali digunakan untuk menyebut dedicated hosting server. Dedicated hosting server merupakan layanan hosting premium dengan akses kepada satu server secara utuh. Jadi, kita mempunyai akses penuh pada server.  Kita bisa bebas menentukan bagaimana konfigurasi servernya, bebas menentukan sistem operasinya, sistem database, dan lain sebagainya. Qwords dan IDCloudhost adalah 2 di antara penyedia dedicated hosting terbaik di Indonesia.

Kelebihan Dedicated Hosting

  • Lebih andal dibandingkan shared hosting
  • Performa paling baik dibandingkan hosting lainnya. Karena semua sumber daya dipakai sendiri dan tidak dibagi.
  • Lebih fleksibel karena punya akses secara langsung pada server
  • Keamanan lebih terjaga karena kita punya akses kepada keamanan server secara langsung
  • IP Adress unik

Kekurangan Dedicated Hosting

  • Lebih susah digunakan dan lebih membutuhkan skill teknis karena perlu konfigurasi server sendiri
  • Maintenance lebih susah karena butuh pengetahuan teknis tinggi
  • Tidak punya akses pada hardware server secara langsung sehingga tidak tahu kondisi fisik server
  • Harga jauh lebih mahal
perbedaan shared hosting, dedicated hosting, dan virtual private server
sumber gambar: findbestwebhosting.com

Cloud Hosting

Cloud hosting adalah sistem hosting yang berbasis pada tekonologi komputasi awan yang memungkinkan banyak server untuk digabung dan dijalankan sebagai satu sistem. Inilah yang membedakan cloud hosting dengan tipe hosting versi lama seperti shared hosting dan dedicated hosting. Teknologi komputasi awan memungkinkan cloud hosting menjadi sistem hosting yang paling fleksibel saat ini. Karena tidak hanya bergantung pada 1 server, cloud hosting bisa diupgrade dan bisa dikembangkan terus sesuai dengan kebutuhan tanpa harus takut dengan keterbatasan kapasitas hardware server. Domainesia dan Dewaweb adalah contoh penyedia hosting yang menjadikan cloud hosting sebagai produk unggulannya.

Kelebihan Cloud Hosting

  • Performa yang sangat tinggi karena didukung oleh banyak server
  • Sumber daya yang lebih mumpuni (CPU, RAM )
  • Fleksibilitas relatif lebih tinggi daripada shared hosting biasa
  • Harga relatif lebih murah dan fitur lebih lengkap daripada shared hosting biasa

Kekurangan Cloud Hosting

  • Keamanan lebih rawan. Karena semua data tersimpan di internet (cloud), jadi sangat mudah untuk dibobol, dan perlu usaha lebih untuk melakukan backup data secara berkala.
  • Tidak punya akses langsung ke hardware server, jadi tidak bisa mengetahui kondisi fisik server.

Selain 3 tipe hosting di atas, sebenarnya ada 1 lagi tipe hosting, yaitu virtual private server yang seringkali disingkat menjadi VPS. VPS merupakan layanan hosting semi premium, yakni gabungan antara shared hosting dengan dedicated hosting sever. Berbeda dengan shared hosting, virtual private server memungkinkan penggunanya untuk melakukan konfigurasi pada server. Dan berbeda dengan dedicated hosting, virtual private server masih memiliki sumber daya yang terbatas karena dibagi dengan virtual private server lainnya dalam 1 server.

Perbedaan shared hosting, dedicated hosting, dan cloud hosting
sumber gambar: www.webhostingsecretrevealed.net

Jadi, kalau hosting itu diibaratkan bangunan, shared hosting itu semacam sewa kamar kos, virtual private server itu semacam kontrak rumah yang memungkinkan kita untuk melakukan dekorasi dan renovasi rumah, dan dedicated hosting itu seperti punya rumah sendiri. Cloud hosting ini saya yang masih bingung mencari analoginya. Karena cloud hosting tidak memiliki server secara fisik. Tapi bisa diakses sewaktu-waktu dan bisa dikonfigurasi sebagaimana dedicated server.

Perbedaan shared hosting, cloud hosting, dan dedicated server
icon by flaticon

Demikian yang kami bisa jelaskan tentang perbedaan shared hosting, dedicated hosting, dan cloud hosting. Semoga bermanfaat.

 

One Reply to “Perbedaan Shared Hosting, Dedicated Hosting, dan Cloud Hosting”

  1. Pingback:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *